Peluncuran siaran resmi Kanal Sabā TV menandai babak baru bagi media pemerintah Yaman di tengah situasi nasional yang masih penuh tantangan. Siaran perdana kanal tersebut diresmikan langsung dari Kota Marib pada Selasa, 13 Januari 2026, oleh anggota Dewan Kepemimpinan Presidensial, Letjen Sultan Al-Aradah.
Peresmian ini turut dihadiri Menteri Informasi, Kebudayaan, dan Pariwisata Yaman, Muammar Al-Eryani, serta jajaran pejabat dan insan media. Momentum tersebut dipandang sebagai langkah strategis dalam memperkuat kehadiran negara melalui media resmi di tengah konflik yang berkepanjangan.
Dalam sambutannya, Sultan Al-Aradah menyatakan peluncuran Kanal Sabā TV merupakan tonggak penting dalam upaya memperkuat peran media negara. Ia menegaskan kanal ini diharapkan menjadi jendela Yaman ke dunia internasional sekaligus sarana dunia untuk memahami realitas Yaman secara objektif.
Menurut Al-Aradah, kehadiran Kanal Sabā TV tidak sekadar penambahan saluran penyiaran, melainkan bagian dari misi nasional untuk melayani kepentingan rakyat dan negara. Media resmi, katanya, harus menjadi alat pemersatu di tengah fragmentasi politik dan sosial yang melanda Yaman.
Ia menekankan bahwa peluncuran kanal ini berlangsung di tengah kondisi yang sangat sulit dan penuh tantangan. Namun justru dalam situasi seperti itu, peran media negara dinilai semakin krusial untuk memperkuat kesadaran nasional dan menjaga nilai-nilai republik.
Al-Aradah menyebut Kanal Sabā TV diharapkan mampu mendukung program-program pemerintah, memperkuat persatuan nasional, serta melindungi pencapaian dan prinsip dasar negara. Media, menurutnya, adalah salah satu front penting dalam perjuangan membangun kembali institusi negara.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kanal ini harus menjadi corong resmi negara yang menyuarakan kepentingan rakyat dengan jujur dan bertanggung jawab. Penyampaian informasi, kata Al-Aradah, harus dilakukan dengan bahasa yang profesional dan menghormati kecerdasan publik.
Ia juga menyoroti pentingnya Kanal Sabā TV dalam menyampaikan citra Yaman secara berimbang kepada komunitas regional dan internasional. Kanal ini diharapkan mampu menampilkan peradaban Yaman yang kaya serta memperjuangkan isu-isu nasional yang adil.
Dalam kesempatan tersebut, Al-Aradah menyerukan agar seluruh kru dan pengelola kanal menjalankan tugasnya dengan penuh integritas. Menurutnya, media negara harus menjadi alat pembangunan, bukan sekadar sarana propaganda.
Ucapan terima kasih disampaikan Al-Aradah kepada Presiden Dewan Kepemimpinan Presidensial, Rashad Mohammed Al-Alimi, serta Kementerian Informasi dan seluruh tenaga media yang telah bekerja keras mewujudkan peluncuran kanal ini.
Sementara itu, Menteri Informasi Muammar Al-Eryani menjelaskan bahwa Kanal Sabā TV dilengkapi dengan teknologi penyiaran modern dan sumber daya manusia yang profesional. Hal ini, menurutnya, memungkinkan kanal tersebut tampil kompetitif dan berpengaruh di lanskap media Yaman.
Al-Eryani menegaskan kanal ini akan berfungsi sebagai suara resmi negara dan cerminan aspirasi rakyat Yaman. Ia menyebut media sebagai garda kesadaran nasional dalam perjuangan memulihkan negara dan menjaga identitas nasional.
Menurut Al-Eryani, kehadiran Kanal Sabā TV merupakan langkah penting dalam membangun wacana nasional yang sehat dan bertanggung jawab. Media tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga membentuk kesadaran kolektif masyarakat.
Ia menilai pilihan Marib sebagai lokasi siaran memiliki makna simbolis yang kuat. Marib disebut sebagai benteng republik dan wilayah yang berhasil menggagalkan berbagai upaya kelompok Houthi yang didukung Iran.
Al-Eryani menekankan bahwa fase yang sedang dilalui Yaman menuntut narasi media yang seimbang dan tidak provokatif. Ia menyerukan agar media resmi berperan dalam memperkuat persatuan nasional dan mendukung proses perdamaian yang adil.
Dalam pernyataannya, Al-Eryani juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Kerajaan Arab Saudi yang selama ini membantu Yaman di berbagai bidang, termasuk ekonomi, kemanusiaan, dan pembangunan.
Dari pihak penyelenggara, Direktur Jenderal Lembaga Penyiaran Radio dan Televisi Yaman, Iskandar Al-Asbahi, menyebut Kanal Sabā TV akan menyajikan konten berita, budaya, dan sosial yang beragam.
Ia menegaskan konten tersebut dirancang untuk mencerminkan kekayaan identitas Yaman serta memperkuat rasa kebangsaan dan loyalitas terhadap negara. Kanal ini diharapkan menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.
Kepala Kanal Sabā TV, Khaled Alyan, menyatakan kanal yang dipimpinnya berkomitmen menyajikan informasi secara profesional dan bertanggung jawab. Ia menegaskan kesiapan redaksi dalam menghadapi tantangan besar yang dihadapi negara.
Menurut Alyan, Kanal Sabā TV bukan sekadar media informasi, melainkan bagian dari proyek nasional untuk memperkuat wacana negara dan memperbarui alat komunikasi pemerintah. Kehadirannya diharapkan mempertegas peran media resmi sebagai pilar negara di masa krisis.
0 comments:
Post a Comment